Punya NPWP Tapi Pengangguran 

Pada dasarnya setiap orang yang memiliki NPWP wajib lapor SPT Tahunan. Jika tidak lapor maka dikenai sanksi administrasi.

Tetapi ada kondisi orang tidak perlu lapor SPT Tahunan dan tidak akan dikenai sanksi administrasi.  Secara aturan orang tersebut boleh tidak lapor.

Orang yang boleh tidak lapor tersebut disebut Wajib Pajak Non Efektif,  disingkat WP NE.

Pasal 40 Peraturan Direktur Jenderal Pajak nomor PER-20/PJ/2013 mengatur syarat pengecualian pengawasan rutin oleh Kantor Pajak (KPP).

Persyaratan WP NE sebagai berikut :

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas tetapi secara nyata tidak lagi menjalankan kegiatan usaha atau tidak lagi melakukan pekerjaan bebas;
  2. Wajib Pajak Orang Pribadi yang tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan penghasilannya di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP);
  3. Wajib Pajak Orang Pribadi yang bertempat tinggal atau berada di luar negeri lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan dan tidak bermaksud meninggalkan Indonesia untuk selama lamanya ;
  4. Wajib Pajak yang mengajukan permohonan penghapusan dan belum diterbitkan keputusan ;
  5. Wajib Pajak yang  tidak lagi memenuhi persyaratan subjektif dan/ atau objektif tetapi belum dilakukan penghapusan NPWP

Syarat yang ke 5 dan ke 6 berlaku untuk Wajib Pajak badan dan orang pribadi.  Selebihnya hanya untuk Wajib Pajak orang pribadi.

Permohonan WP NE hanya dapat disampaikan ke kantor pajak langsung.  Saat ini, belum ada kanal elektronik untuk permohonan WP NE.

Jadi, harus datang ke tempat pelayanan di KPP,  kemudian minta formulir,  isi dan langsung disampaikan.

Para pengangguran,  baik yang dulunya pegawai maupun usahanya sudah berhenti,  silakan ajukan status WP NE supaya tidak mendapatkan sanksi administrasi.

Walaupun status WPNE, NPWP tetap bisa digunakan.  Misal kita jual tanah, buka rekening bank atau bekerja kembali.

Jika ada pembayaran pajak, status WP NE akan secara otomatis hilang. Kembali menjadi aktif dan wajib lapor SPT Tahunan.

Penulis: Raden Agus Suparman

Petugas pajak sejak 1995. Alumni STAN, Universitas Terbuka, dan Universitas Indonesia. Berpengalaman sebagai pemeriksa pajak (1995 sd 2010), kepala seksi di Ditjen Pajak (2010 sd sekarang), dan admin blog pajaktaxes.blogspot.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s