Penghasilan-Penghasilan Yang Dikenai PPh Final

PPh Final merupakan penyederhanaan penghitungan PPh

Istilah PPh Final dulu pernah disebut PPh rampung. Seolah-olah jika sudah dibayar, rampung kewajibannya. Yang benar terkait PPh Final adalah metode penghitungan. Ya, PPh Final terutang didapat dari penghasilan bruto dikalikan tarif. Sedangkan PPh umum di dapat dari penghasilan neto dikalikan tarif.

Lanjutkan membaca “Penghasilan-Penghasilan Yang Dikenai PPh Final”

Langkah-langkah Bayar Pajak Mobil di Samsat Bandung

Samsat drivethru: praktis dan memudahkan

Banyak orang bingung cara bayar pajak kendaraaan bermotor (PKB). Baik kendaraan motor (roda dua) maupun kendaraan mobil (roda empat). Karena bingung, kemudian mengambil jasa agen pengurusan STNK, atau calo. Padahal, di Bandung bisa bayar pajak melalui jalur drivethru. Praktis dan memudahkan.

Lanjutkan membaca “Langkah-langkah Bayar Pajak Mobil di Samsat Bandung”

Biaya Yang Tidak Boleh Dikurangkan Dari Penghasilan Bruto

Tujuan pengaturan ini supaya laba bersih usaha wajar

Secara naluriah, pengusaha akan memperkecil pajak. Salah satu cara memperkecil pajak terutang adalah dengan memperbesar biaya supaya penghasilan neto kecil. Karena itu, Undang-undang PPh mengatur biaya-biaya yang tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto walaupun biaya tersebut benar-benar ada. Tujuan pengaturan ini supaya laba bersih usaha wajar.

Lanjutkan membaca “Biaya Yang Tidak Boleh Dikurangkan Dari Penghasilan Bruto”

Zakat Dan Sumbangan Yang Dapat Dibiayakan Menurut Pajak Penghasilan

Menurut Undang-undang PPh, zakat boleh menjadi pengurang penghasilan bruto. Syarat zakat menjadi pengurang penghasilan bruto ada dua, yaitu: adanya bukti pembayaran zakat, dan zakat dibayarkan melalui lembaga zakat yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Agama. Ketentuan ini berlaku juga untuk sumbangan keagamaan lainnya.

Lanjutkan membaca “Zakat Dan Sumbangan Yang Dapat Dibiayakan Menurut Pajak Penghasilan”