Daftar Kode Akun Pajak

american dollar bills and vintage light box with inscription

Kode Akun Pajak adalah kode jenis pajak. Saat membuat kode billing atau ebilling karena mau bayar Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), atau sanksi administrasi pajak maka harus tercantum kode akun pajak. Fungsi kode akun pajak sebenarnya untuk identifikasi pembayaran ke kas negara.

Dulu Wajib Pajak membuat Surat Setoran Pajak (SSP) sebelum bayar pajak. SSP ini dibuat dan ditanda tangani oleh Wajib Pajak. Kemudian, SSP diserahkan ke teller bank. Lanjut, data SSP diketik ulang oleh teller bank. Nah, saat ketik ulang ini sering terjadi kesalahan.

Contoh SSP lama sebelum ada ebilling.

Sejak ada e-Billing atau kode billing, maka teller bank tidak perlu lagi input data SSP. Saat buat kode billing, Wajib Pajak sudah menginput data-data yang diperlukan ke server pajak. Setelah semua diinput, kumpulan data SSP tersebut diberi kode oleh server pajak, namanya kode billing.

Teller hanya perlu menginput kode billing tersebut. Setelah diinput, maka data-data yang sudah diinput oleh Wajib Pajak akan muncul di komputer teller bank. Teller tinggal memastikan dan menerima uang pembayaran.

Selain di teller bank, bayar pajak juga bisa melalui internet banking, ATM, dan kantor Pos. Bahkan sekarang bisa di marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak. Sebentar lagi bisa di Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif).

Salah satu data yang diinput saat buat kode billing adalah kode akun pajak. Di gambar SSP lama diatas, saya kasih tanda kotak merah. Di situ ada kode akun pajak dan kode jenis setoran (KJS).

Gabungan kode akun pajak dan kode jenis setoran sangat banyak. Tidak perlu dihapal. Kecuali yang sering kita gunakan. Tetapi kadang kita harus membuat kode billing dengan jenis pajak lain yang jarang digunakan.

Nah, saat itulah perlu daftar kode akun pajak dan daftar kode jenis setoran. Berikut ini adalah daftar lengkapnya:

Silakan search nama jenis pajak atau jenis pembayaran di file PDF diatas. Bisa juga diunduh dulu, dan disimpan di komputer supaya bisa digunakan saat offline.

Daftar kode akun pajak diatas sudah mencakup kode Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE), yaitu PPN PMSE, PPh final PMSE, dan pajak transaksi elektronik (PTE).

Jenis pajak PTE secara aturan sudah ada, namun penerapannya sampai dengan Desember 2020 belum ada. Karena menunggu kesepakatan Forum Global. Sebelumnya kesepakatan direncanakan akhir 2020, namun kemudian ditunda ke pertengahan 2021.

Lengkapnya, kode akun pajak (tanpa KJS) sebagai berikut:

  1. Kode Akun Pajak 411111 Untuk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi
  2. Kode Akun Pajak 411112 Untuk Jenis Pajak PPh Gas Alam
  3. Kode Akun Pajak 411119 Untuk Jenis Pajak PPh Migas Lainny
  4. Kode Akun Pajak 411121 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 21
  5. Kode Akun Pajak 411122 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 22
  6. Kode Akun Pajak 411123 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 22 Impor
  7. Kode Akun Pajak 411124 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 23
  8. Kode Akun Pajak 411125 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 25/29 Orang Pribadi
  9. Kode Akun Pajak 411126 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 25/29 Badan
  10. Kode Akun Pajak 411127 Untuk Jenis Pajak PPh Pasal 26
  11. Kode Akun Pajak 411128 Untuk Jenis Pajak PPh Final
  12. Kode Akun Pajak 411129 Untuk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya
  13. Kode Akun Pajak 411211 Untuk Jenis Pajak PPN Dalam Negeri
  14. Kode Akun Pajak 411212 Untuk Jenis Pajak PPN Impor
  15. Kode Akun Pajak 411219 Untuk Jenis Pajak PPN Lainnya
  16. Kode Akun Pajak 411221 Untuk Jenis Pajak PPnBM Dalam Negeri
  17. Kode Akun Pajak 411222 Untuk Jenis Pajak PPnBM Impor
  18. Kode Akun Pajak 4112296 Untuk Jenis Pajak PPnBM Lainnya
  19. Kode Akun Pajak 411313 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan
  20. Kode Akun Pajak 411314 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perhutanan
  21. Kode Akun Pajak 411315 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pertambangan untuk Pertambangan Mineral dan Batubara
  22. Kode Akun Pajak 411316 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pertambangan untuk Pertambangan Minyak dan Gas Bumi
  23. Kode Akun Pajak 411317 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pertambangan Panas Bumi
  24. Kode Akun Pajak 411319 untuk Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Lainnya
  25. Kode Akun Pajak 411611 Untuk Bea Meterai
  26. Kode Akun Pajak 411612 untuk Penjualan Benda Meterai
  27. Kode Akun Pajak 411613 untuk Pajak Penjualan Batubara
  28. Kode Akun Pajak 411619 Untuk Pajak Tidak Langsung Lainnya
  29. Kode Akun Pajak 411621 Untuk Bunga/Denda Penagihan PPh
  30. Kode Akun Pajak 411622 Untuk Bunga/Denda Penagihan PPN
  31. Kode Akun Pajak 411623 Untuk Bunga/Denda Penagihan PPnBM
  32. Kode Akun Pajak 411624 Untuk Bunga/Denda Penagihan PTLL

Oh ya, daftar tersebut diatas saya copy dari aplikasi TKB yang biasa saya gunakan di kantor. Saya salin ke MS Word, diedit, lanjut disimpan dalam bentuk file PDF.

Author: Raden Agus Suparman

Petugas pajak sejak 1993 sampai 2021. Alumni magister administrasi dan kebijakan perpajakan angkatan VI FISIP Universitas Indonesia. Pengajar brevet A dan B di Tax Center FEB Unpad. Hubungi Tax Center Unpad di 081283978663. Perlu konsultasi? Sila kirim email ke kontak@aguspajak.com atau klik https://aguspajak.com/konsultasi/ atau melalui aplikasi chatting yang tersedia. Terima kasih sudah membaca tulisan saya di aguspajak.com Semoga aguspajak menjadi rujukan pengetahuan perpajakan.

7 thoughts on “Daftar Kode Akun Pajak”

  1. Pak izin bertanya terkait usaha florist/toko bunga.

    1. Sekarang ini banyak toko bunga yang bertitle “Florist” kebanyakan menjual bunga rangkaian (Baik papan/buket tangan) . Yang saya tanyakan, usaha seperti ini termasuk kode KLU 32903 atau 47761 ya pak? Karena menurut saya definisi florist menurut peraturan dengan keadaan di lapangan agak rancu. Soalnya menurut KBLI 2020 tidak ada penjelasan lebih lanjut ttg florist, menurut perpres no 44/2016 florist disamakan kedudukannya dengan usaha rangkai bunga/dekorator.

    2. Jika florist itu menjual bunga bisa secara grosir, eceran, dan ada juga jasa rangkai bunga (Baik kuet, bunga meja, dan bunga papan) dengan omset yang hampir sama, masuk ke kode KLU berapa ya pak? Apakah termasuk 46203 karena pedagang grosir, ataukah 32903 karena termasuk industri rangkaian, atau 47761 karena ada title “florist” nya?

    3. Pedagang bunga potong yang berada di lapak pasar (tidak punya kios, tapi di dalam ruangan pasar) yang menjual bunganya per-ikat apakah termasuk pedagang besar dengan kode KLU 46203? Apakah dia tetap disebut pedagang besar jika hanya menjual beberapa ikat bunga?

    Terima kasih pak, mohon maaf jika pertanyaan saya banyak.

    1. Kalau di pajak, dagang itu dibagi dua, yaitu: distributor dan pengecer. Distributor itu jika kita jual kepada perusahaan untuk dijual kembali. Atau kita juga ke pengecer. Sedangkan pengecer adalah toko atau sejenisnya yang menjual barang kepada end user. Pembeli pengecer adalah konsumen akhir. Tidak dijual lagi.

      Jika toko bunga mestinya kita jual langsung ke konseumen akhir. Pembeli kita langsung menikmati bunga tersebut. Tidak dijual lagi.

      Jadi, toko bunga itu bisa menggunakan KLU 52216

      BTW, KLU ditentukan oleh petugas.

      1. Maaf pak klu 52216 setelah saya lihat tidak ada pak 🙏🏻, apa saya masih lihat peraturan lama ya 😁

Comments are closed.